MODEL DASAR BAGI HASIL : EKSPLOITASI TENAGA KERJA DAN EFISIENSI Topik bagi hasil-bagi biaya merupakan fenomena yang telah diketahui secara umum. Prakteknya telah diterapkan secara luas pada beberapa aktivitas perekonomian, dan tidak hanya di negara-negara muslim saja. Topik tersebut menjadi pemikiran yang mendalam oleh pekerjaan Marshall (1920) dan Cheung (1968). Mereka mengembangkan analisa mikroekonomi dengan menginkorporasikan praktek bagi hasil. Praktek bagi hasil-bagi biaya mereka internalisasikan ke dalam model ekonomi produsen. Analisa Marshall (1920) memberikan intuisi bahwa praktek bagi hasil-bagi biaya berpotensi untuk menimbulkan gejala eksploitasi terhadap tenaga kerja dan gejala inefisiensi produksi. Karena itu, isitilah populer lain terhadap model bagi hasil Marshall adalah Marshallian inefficiency . Sedangkan Cheung (1968), mengemukakan antitesa terhadap Marshallian inefficiency . Cheung (1968) mengemukakan bahwa praktek bagi hasil-bagi biaya tidak mengandun...