Langsung ke konten utama

Postingan

Kekurangan Pangan : Perlukah Koreksi Kebijakan Ekonomi ?

Kekurangan Pangan : Perlukah Koreksi Kebijakan Ekonomi ? Yuhka Sundaya Program Studi Ilmu Ekonomi, Universitas Islam Bandung, 2008 Kekurangan pangan merupakan masalah ekonomi yang klasik. Fenomena kekurangan pangan selalu muncul dan nampaknya kian serius. Komoditi pangan beragam macamnya. Namun beras dan kacang-kacangan (kedelai misalnya) merupakan komoditi pangan yang banyak dipersoalkan. Ya, karena beras merupakan bahan makanan pokok dan kedelai merupakan bahan makanan olahan kesukaan orang Indonesia, misalnya tempe, tahu dan susu kedelai. Pada pihak lain, kebijakan ekonomi tidak kurang diarahkan untuk mengatasi kekurangan pangan. Di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) tahun 2004 misalnya, masalah ketahanan pangan merupakan salah satu sasaran dari kebijakan revitalisasi pertanian. Meski perekonomian Indonesia (kita) khas dengan ciri negara agraris, namun kita masih ketergantungan dengan komoditi impor. Sekurang-kurangnya komoditi beras dan kedelai. Impor beras dan kedela...

LINGKUNGAN DAN SUMBER DAYA DI CEKUNGAN BANDUNG BAGIAN BARAT

  LINGKUNGAN DAN SUMBER DAYA DI CEKUNGAN BANDUNG BAGIAN BARAT Bahan Pembelajaran Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan dengan Mahasiswa Tahun Akademik 2020/21 Yuhka Sundaya Departemen Ekonomi Pembangunan Universitas Islam Bandung Abstrak . Tulisan ini menampilkan pengetahuan yang disistematisir dari pengamatan dan informasi yang telah dipublikasikan oleh penulis lain sebelumnya. Hasilnya menampilkan bahwa sumber daya ikan, sumber daya air, ekosistem pegunungan, sumber daya mineral, yang berada pada area lingkungan Cekungan Bandung Bagian Barat (CBBB) itu menampilkan ketergantungan. Kelestarian sumber daya ikan pada Waduk Saguling yang seolah open access sangat tergantung pada kualitas air Sungai Citarum. Kelestarian Sungai Citarum memengaruhi produksi energi listrik Indonesia Power . Pencemaran dan sedimentasi terhadap Sungai Citarum dapat mempercepat korosi pada turbin penggerak energi listrik. Ekosistem pegunungan di CBBB memengaruhi kelestarian lingkungan. Kelestarian...

MASYARAKAT ADAT DI KOTA CIMAHI

Masyarakat Adat di Kota Cimahi   Yuhka Sundaya Departemen Ekonomi Pembangunan Unisba 2020 Prolog Rencana ‘momotoran’ di Kota Cimahi bergeser jadi ‘berwisata’. Pasalnya, Faisal, alumni Ekonomi Pembangunan Unisba 2016, mengajak kita ke Masyarakat Adat Cireundeu. Mengingatkan pada rencana kelas Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Tahun 2018, namun karena kondisi tidak memungkinkan, saat itu, tidak terealisasi. “Kita” yang dimaksud adalah Saya, Alfan yang saat ini masih bimbingan riset skripsi J , Faisal, Denis dan Jimly yang berdomisili di Bandung dan Cimahi. Mereka satu angkatan. Seminggu sebelumnya, kecuali Jimly, teman-teman ini ngaliwet di rumah Saya, dan merencanakan ‘momotoran’, Sabtu 22 Mei 2021, ‘yaaa’, niatnya, menyegarkan pikiran penat saat pandemi ‘lah’. Tapi Faisal malah mengajak berkunjung ke Masyarakat Adat Cireundeu di daerah Leuwigajah. Nama Masyarakat Adat Cireundeu ini, sudah Saya dengar dan pelajari sedikit demi sedikit sejak 4 tahunan lalu. Saya te...